jump to navigation

Dynamips, Bagian IV : Dynamic Configuration Mode December 28, 2008

Posted by ZoeL in Cisco, Router Simulator.
Tags: ,
trackback

Virtual router sudah berjalan, dan semua sesuai rencana konfigurasi. Tetapi, bagaimana kalau mendadak kita ingin merubah koneksi, menambah router atau menambah modul?. Biasanya untuk melakukan itu, kita harus melakukan restart dynamips kalau sudah merubah file .Net. Tetapi semenjak Dynamips versi 0.11.0, ada fitur Hypervisor yang disebut Dynamic Configuration Mode. Mode ini melakukan perubahan topologi secara langsung, tanpa reload (on-the-fly changes). Bahkan kita bisa menambah, delete, merubah Hypervisor tanpa harus melakukan restart Lab.

Hypervisor diaktifkan dengan menjalankan Dynamips server ditambahkan parameter -H dan disertai port number untuk komunikasi. misal : dynamips -H 7200. Secara default ketika kita menjalankan server dynamips yang baru saja diinstal, parameter -H sudah disertakan di shortcut command-line.

@echo off rem Launch a local copy of dynamips set dynamips=%CD%\dynamips.exe cd %TEMP% start /belownormal “Dynamips”  cmd /c “”%dynamips%” -H 7200 & pause”

004-hypervisor01

Ketika server dijalankan, default mode hypervisor juga bisa digunakan. Untuk menggunakan Hypervisor mode, ada dua buah cara.

1. Langsung telnet console Hypervisor : telnet localhost 7200 (default).
2. Dari hypervisor configuration Mode yang ada di dalam Consol Management-nya Dynagen.

Cara pertama relatif lebih susah, karena command langsung diketik di jendela Hypervisor dan tidak ada petunjuk command yang bisa dijadikan guide. Reply dari command yang diketik akan langsung diperlihatkan respons-nya. Apabila command salah, hypervisor akan me-reply dengan kalimat : 200-At least a module and a command must be specified.

004-hypervisor041

Cara kedua, dengan menggunakan hypervisor configuration yang ada di dalam Dynagen. Seperti yang kita ketahui, default ketik dynagen diinstal, shortcut di desktop sudah menggunakan -H (Hypervisor) sebagai parameternya. Karena itu hypervisor selalu siap digunakan dari dalam Dynagen Management Console.

Pertama, aktifkan Dynamips server, lalu jalankan dynagen. Untuk menjalankan dynagen, bisa menggunakan topology network yang sudah ada, nantinya bisa kita edit dengan Hypervisor, atau bisa juga langsung klik file dynagen.exe yang ada di folder instalasi. Bedanya kalau langsung klik dynagen.exe, berarti kita mulai set device dari nol. Kalau gw sih, biasanya ambil file topologi yang kira-kira agak memenuhi tujuan LAB. Supaya nantinya di dalam mode hypervisor tidak terlalu banyak yang di-edit. Terlalu panjang rasanya kalau dijabarkan semua isi menuHypervisor. Silahkan langsung melihat daftar list command yang ada di folder Instalasi.

.end.

%d bloggers like this: