Catatan : OSPF Virtual Links October 5, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: Discontiguous OSPF Area, OSPF Partitioned Area, OSPF Virtual Link
add a comment
Virtual link digunakan untuk menghubungkan area yang terpisah dari area 0 (backbone), atau menghubungkan area yang terbelah (partitioned).
Contoh topologi :

Koneksi R1 & R2 merupakan area backbone (area 0), sedangkan koneksi R1, R2 dan R4 berada di area 10. R4 juga punya koneksi ke area 20. R1 juga memiliki koneksi ke R3 yang berada di area 5. Karena sesuai syarat OSPF bahwa setiap area yang bukan area 0, harus memiliki koneksi ke area backbone (area 0), maka area 20 harus di buatkan virtual link yang melalui R4-R1 atau R4-R2, sehingga area 20 memiliki koneksi ke area backbone.
Case lainnya, ketika koneksi R1 dan R2 putus. R4 melihat ada dua area backbone yaitu R1 dan R2. R1 dan R2 menjadi memiliki area 0 yang terpisah (discontiguous area). Masalah ini bisa diatas dengan membuat sebuah virtual link dari R1 ke R4 kemudia dari R4 ke R2. Sehingga dengan bantuan virtual link, backbone R1 bisa terkoneksi dengan backbone di R2.
(more…)
BGP transit via non-BGP Routers dengan menggunakan Tunnelling July 17, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: BGP, BGP melalui tunneling, BGP transit via tunnel
add a comment
Di post saya sebelumnya mengenai synchronization, memperlihatkan bagaimana redistribute membantu melewatkan koneksi BGP melalui non-BGP router. Kali ini saya coba menjelaskan alternatif lain dengan menggunakan Tunneling.

Dengan menggunakan tunneling, R1<->R3 mempunyai sebuah koneksi virtual yang bisa digunakan untuk BGP lewat. Karena itu redistribute BGP ke IGP seperti ketika melalui R3, tidak perlu dilakukan.
BGP : Pemahaman mengenai Synchronization July 15, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: BGP, BGP Synchronization
1 comment so far
Salah satu topik menarik di BGP (setidaknya menurut gw), adalah mengenai synchronization.
BGP mode synchronization sebenarnya adalah mode yang semenjak IOS versi 12.2 sudah tidak menjadi default. Saat ini default mode untuk BGP adalah no synchronization. Sebenarnya apa sih itu synchronization?
BGP Synchronization adalah sebuah mekanisme yang gunanya untuk memastikan AS yang menjadi tempat transit bagi AS lain memiliki routing BGP yang juga ada di dalam routing IGP di semua router yang ada di dalam AS meskipun ada router di dalam AS transit tidak menjalankan routing BGP.
Mungkin masih bingung, coba lihat ilustrasi berikut (gambar diambil dari CiscoDOC).

OSPF : Ingress filtering dengan Distribute list July 13, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: distribute-list, filtering with distribute-list, OSPF
add a comment
Cara lain untuk blok update LSA di ospf yaitu dengan menggunakan distribute list. Filter dengan menggunakan distribute list hanya berlaku untuk RIB (Routing Information Base) lokal. Artinya, filter yang dilakukan hanya berjalan di router yang menjalankan distribute list. Dan LSA hello tetap di forward / diteruskan.
Pertama saya coba perlihatkan filtering dengan menggunakan distribute-list.
Silahkan lihat contoh dibawah (contoh diagram dan konfigurasi R1, R4, R5 dan R6 diambil dari post sebelumnya (OSPF : Filter LSA Inter-Area dengan prefix-list)

OSPF : Filter LSA Inter-Area dengan ‘network ranges’ July 13, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: Filter LSA Inter-Area, network ranges, OSPF
add a comment
Kalau di post sebelumnya gw mencoba me-filter LSA update dengan menggunakan fitur prefix-list, kali ini berdasarkan petunjuk dari workbook, kita coba dengan menggunakan ‘network ranges’.
Command langsung di masukkan dari dalam router mode. Cara ini lebih simple dari menggunakan prefix-list.

post saya kali ini menggunakan topologi dasar yang sama dengan sebelumnya (OSPF : Filter LSA Inter-Area dengan prefix-list)
Dengan command : area [area number] range [ip and subnet yang akan di range] not-advertise
di R1 dan R4 spesifikkan ip dan subnet yang ingin di-blok lalu tambahkan parameter not-advertise
(more…)
OSPF : Filter LSA Inter-Area dengan prefix-list July 13, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: Filter LSA Type-3 Inter-Area, filter-list, OSPF, prefix-list
2 comments
Beberapa post ke depan, saya coba post mengenai filtering routing update di OSPF. Ada beberap metode, kali ini dengan Prefix-list.
Objektif : Filter OSPF LSA Type-3 dari area 0 ke area 1, begitu juga sebaliknya.

jadi ceritanya, buat sebuah prefix-list yang membatasi broadcast LSA paket dari R5 sampai ke R6, begitu juga sebaliknya. Prefix-list dipasang di R1 dan R4. Sehingga LSA type3 tidak menyebrang melalui R1 dan R4.
Syarat lainnya :
- Dari area 1, deny R6 ketika keluar dari R1 dan R4 (out), tetapi persilahkan network lainnya untuk lewat R1 da R4
- Dari area 1, deny R5 ketika masuk ke R1 da R4, tetapi persilahkan network lainnya untuk lewat R1 da R4
- Proses filter dilakukan dari dalam area 1
Catatan : OSPF Network Topology with samples July 12, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: Catatan OSPF, OSPF
add a comment
Notes & Facts untuk OSPF
- OSPF yang berjalan diatas media broadcast (ethernet) menggunakan multicast untuk mengirimkan hello-packet ke neighbors
- OSPF yang berjalan di atas media non-broadcast (frame-relay) menggunakan uncast untuk mengirimkan hello-packet ke neighbors
- ip ospf priority : 0 – 255
0 = sama sekali tidak berpartisipasi menjadi DR . BDR
255 = router/interface akan mempunya kesempatan lebih besar untuk selalu menjadi DR.
Catatan : Dynamic Routing July 11, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: Dynamic Routing Notes, Routing Dinamik
add a comment
Notes & Facts untuk Routing Dinamik
- Statemen network di semua routing dinamik hanya menyatakan interface mana saja yang akan di sertakan kedalam dinamik routing. Dan tidak ada hubungan dengan kerja routing proses di routing dinamik. Karena itu penggunaan statemen network yang lebih spesifik lebih bagus dan mengurangi kemungkinan typo pada saat mengconfigure.
EIGRP Unequal-Cost Load-Balancing July 9, 2009
Posted by ZoeL in Cisco, Routing.Tags: EIGRP, Unequal-Cost Load-Balancing
1 comment so far
Ketika Router (EIGRP) memiliki beberapa path (jalur) ke point yang sama tetapi memiliki besar bandwidth-nya berlainan (unequal), EIGRP memiliki kemampuan untuk melakukan Load-Balance dengan membagi rasio paket berdasarkan perintah parameter variance.
Contoh :
